OB Gondol Uang Rp157 Juta Milik Perusahaan, Dipakai Foya-foya di 4 Kota, Sempat Buron Setahun

Seorang pemuda bernama Agus Yuniarto (28) harus berurusan dengan pihak kepolisian. Ia dilaporkan setelah membawa kabur uang ratusan juta milik perusahaan tempat ia bekerja. Agus diketahui bertugas sebagai office boy (OB) di PT MEP (Muba Electric Power).

Sedangkan uang yang digondol pelaku adalah gaji karyawan perusaahn PT MEP. Kapolres Muba, AKBP Erlin Tangjaya melalui Kapolsek Sekayu, Iptu M Akib Firdaus menjelaskan, Agus berhasil diringkus setelah sempat buron. Ia diringkus di rumahnya di Jalan Merdeka LK II,I Kelurahan Kayuara, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Agus melancarkan aksinya pada Kamis, (25/4/2019) sekira pukul 10.00 WIB. Ia kemudian kabur dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Karena itulah unit reskrim langsung melakukan penyelidikan hingga satu tahun dua bulan dan akhirnya ditangkap di rumah pelaku.

"Pelaku merupakan orang yang dipercaya perusahaan untuk mengambil uang tersebut. Karena uang tersebut untuk membayar gaji karyawan," kata Akib, Jumat (18/6/2021). Akib menambahkan, pelaku Agus mengakui telah mengelapkan uang tersebut. Lalu, dia langsung berangkat menuju Jakarta, Tangerang, Surabaya dan Batam untuk menghabiskan uang tersebut sekaligus menghindar dari kejaran Polisi.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Sekayu guna pemeriksaan lebih lanjut. Sebelum diamankan, kita mendapatkan informasi bahwa pelaku pulanh ke rumah dan kita amankan. Atas perbuatannya, pelaku ditahan untuk proses hukum selanjutnya dan dijerat pasal 372 KUHP tentang perkara tindak penggelapan dalam jabatannya,” jelasnya. Sementara itu, Agus mengakui semua perbuatan yang ia lakukan dimana saat itu ia disuruh pimpinan untuk menyetorkan uang ke bank untuk membayar gaji karyawan.

"Dapat duit itu langsung aku jalan jalan pak, ke empat kota. Duit habis aku balik ke rumah lagi dan langsung sakit, uang tersebut dihabiskan untuk berfoya foya,” ujarnya. Akibat perbuatan pelaku, perusahaan tersebut mengalami kerugian sebesar Rp 157.193.796.

Leave a Reply

Your email address will not be published.